Rabu, 04 September 2013

Terbayar Lunas



Nyiurnya para daun pagi ini
Bercakap riang  pada sang angin
Menjelmanya melambai
Menari penuh makna dan arti
Di penghujung musim ini
Bertanda dingin yang merayap
Menusuk tulang,
Kala subuh bangun dari gelapnya malam
Mentari jelajah dalam pertengahan pagi dan siang
Tertawa  kecil padaku...
Menghina ataukah kagum
Aku tak mengerti.
 Melihat gontai langkahku, mungkin.
Menyusuri aspal yang panas
Meyusuri jalan yang penuh liku
Namun niat yang membulat
Tak mampu terlelapkan
Kokoh dalam anggannya
Terus...
Melangkah gerimis
Mengabaikan nyanyian lambung
Mengabaikan cucuran keringat kala terik
Namun puas...
Saat uluran senyum tercipta
Kala berhaburan peluk bertebar
Kala tanya menodongku penuh cinta
Terbayar lunas
Dan tuntas sudah


“bapak/ibu hijrahku, aku kangen kalian”,1009011

Senin, 02 September 2013

Duniaku Gelap



Membeku aku dalam senyap
Menerjemahkan arti hidup
Sulit..
Lelah di pahami
Esok memang indah
Tercermin mentari di dalamnya
Begitu pula senja
Menakjubkan
Dengan pesona keemasanya
Tapi…
Aku bak si buta
Tak melihat keindahan itu
Duniaku gelap
Damai bisa hadir lewat nyala lilinku
Kadang redup
Kadang pula terang
Mengikuti gerak sang angin
Yang kadang berlayar jauh
Namun kadang juga senyap

2605011

Sajak Pemimpi



Meleleh…
Terurai…
Tak tertahan.
Saksi kelam yang terbungkam
Membisu…tanpa syarat
Teman di pekat kegelapan
Namun gagah tak bergeming
Bertengger…
Mendongakan kepala
Meneropong asa yang mengangkasa
Berlaga dengan takdir yang membalutnya
Untuk indahnya sepasang merpati
Yang bersarang di dada sang pemimpi
Tak apa jika harus arungi lautan
Tak gentar menghadang awan hitam
Nyali ciut di cekiknya
Hingga karam dalam pusaran sang alam
Menyakini sinar gilang mentari
: indah seperti dalam mimpi

0505011

Kata Muakku



Ku melangkah gerimis
Senyap
Merenung tentang kata
Kata yang meluap sadis
Kata yang melirik sinis
Kata yang melahap kehormatan
Kata yang berdiri beralas egois
Kata yang melahirkan kata muak
            Ingin ku ludahi kata
            Kata dari yang berkata
            Berkata dari yang punya kata
Kata ini, kata itu
Kata kesini, kata kesitu
Tetap ku muak mendengar kata
Kata mereka
Mereka berkata
Muak
Muak
Muak ku mendengarnya.

“Di titik kesal”al-hikmah,0605011